Hemmm

Posted on Juni 12, 2009. Filed under: Sekedar Wawasan |

PASIF, AGRESIF DAN ASERTIF
Dalam rangka kita memberikan informasi dan mendapat feedback perlu kita perhatikan poin dibawah ini agar juga dapat mengatasi perasaan negatip pada saat kita melakukan aktifitas tersebut, berikut adalah tiga pilihan penting yang adalah sebagai berikut :
Pertama, kita bisa menghambat ekspresi dari perasaan negatif dengan tidak mengatakan apapun, atau menggerutu dalam hati yang sama sekali tidak dipahami orang lain (berarti kita pasif).
Kedua, kita dapat menyerang lawan bicara kita dengan kata-kata keras, kasar, atau bahkan melecehkan, merendahkan, menyalah-nyalahkan orang yang kita ajak bicara (berarti kita agresif).
Ketiga, kita akan langsung mengungkapkan perasaan negatip secara spontan yang sesuai dengan kondisi yang kita rasakan, tanpa menyalahkan orang yang kita ajak bicara (berarti kita asertif).
Thomas Harris menyatakan, dalam interaksi dengan orang lain, pengaruh masa kecil tidak dapat diabaikan, sehingga ada kerangka kerja interaktif masa kecil yang melandasi ketiga pilihan tersebut di atas.
Maka kemudian terbentuk pola interaktif sebagai berikut :
– I’m not Ok – You’re Ok. Saya akan berhati-hati dalam mengungkapkan apapun terhadap perilakumu, karena saya harus yakin bahwa apa yang saya katakan tidak akan menganggu perasaanmu dan membuatmu jengkel dan marah. Saya merasa yakin tidak akan menyerang kamu, dan membuat kamu merasa tidak nyaman. Disini kita bersikap pasif.
– I’m Ok – You’re Not Ok. Cara ini membuat kita merasa lebih baik, dan orang lain kurang baik, sehingga orang lain tersebut patut mendapat luapan kemarahan dan cercaan dari kita. Dalam hal ini kita bersikap agresif dan menyerang sehingga akan membuat orang lain merasa tidak nyaman oleh serangan kita. Disini kita bersikap agresif.
– I’m Ok – You’re Ok. Kita dengan bebas meluapkan perasaan apapun yang kita rasakan, dan kita sendirilah yang bertanggung jawab terhadap perasaan kita. Kita tidak akan membiarkan orang lain mengambil manfaat dari kondisi kita, tetapi orang lainpun memiliki kebebasan untuk mengungkapkan apa yang dirasakan. Kita tidak akan menyerang orang lain, bahkan akan menerima kehadiran orang lain dengan sikap terbuka. Ini adalah cara pengungkapan secara asertif.
Jadi, dengan cara asertif kedua belah pihak yang berkomunikasi merasa nyaman, tidak ada yang merasa disakiti hatinya dan tidak ada pula yang merasa ingin menyakiti lawan bicaranya. Namun dapat tercipta saling pengertian yang memudahkan pengambilan keputusan dan dirasakan adil bagi semua pihak.
“Berita tentang aku” vs ”Berita tentang kamu”
Timbul pertanyaan, bagaimana cara praktis untuk dapat mengekspresikan emosi negatip dengan asertif?
Ekspresi asertif pada umumnya mengandung unsur yang dapat kita katakan sebagai “berita tentang aku”, seperti saya sebal, saya kesal, saya marah. Dalam berita “Tentang aku” terkandung makna bahwa saya adalah tanggung jawab saya.
Sebaliknya ekspresi agresif selalu mengandung unsur “Berita Tentang Kamu” karena seseorang diserang atau diberi sebutan yang bermakna negatip. “kamu seharusnya tidak melakukan hal itu atau kamu orang jahat, atau kamu “bloon”. Apabila kemarahan sudah memuncak, biasanya seseorang akan lebih sering menggunakan komunikasi yang diminati oleh “berita tentang kamu”.
Sementara komunikasi asertif tidak sama dengan komunikasi agresif, karena dalam asertif terjadi suatu ungkapan yang langsung, jujur, dan secara spontan mengekspresikan segala macam perasaan yang ada, namun dengan cara tertentu yang membuat lawan bicara tidak akan terpancing untuk memberikan respons yang emosional pula.
Oleh karena seorang yang asertif tidak akan pernah menyertakan “berita tentang kamu”. Jadi tidak ada yang merasa disalahkan dan dicerca oleh keberadaan emosi negatip secara agresif, dari apa yang dirasakan oleh lawan bicara tersebut.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: