HUKUM PYGMALION (HUKUM BERPIKIR POSITIP)

Posted on Juni 12, 2009. Filed under: Sekedar Wawasan |

SIAPA Pygmalion ?
Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya. Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik. Contohnya :
Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, “ Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini.” Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, “Kikir betul orang itu.” Tetapi Pygmalion berkata, “Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu”. Ketika anak-anak mencuri apel di kebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, “ Kasihan, anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya.”
POLA PANDANG Pygmalion
Pygmalion tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain. Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, “Ah, sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu.”Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.
Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif. Misalnya :
· Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
· Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas. Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion. Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy, Atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif. Kalau kita menganggap pekerjaan kita tidak menyenangkan, maka akhirnya pekerjaan tersebut betul-betul tidak menyenangkan. Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.
POLA PIKIR Pygmalion
Pola pikir Pygmalion adalah : “ Berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. ” Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positip seperti itu. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain. Warna hidup kita tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.
Cara pandang
Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. “Berpikir baik tentang diri sendiri,orang lain, keadan, dan Tuhan”.

Positive vs Negative
1. Orang yang berpikir positip selalu menjadi bagian dari solusi. Sebaliknya, mereka yang berpikir negative selalu menjadi bagian dari masalah.
2. Orang yg berpikir positip selalu melihat ada solusi di balik setiap masalah. Sebaliknya, mereka yang berpikir negatip selalu melihat masalah dari setiap solusi.
3. Orang yg berpikir positip selalu berkata “memang sulit, tetapi mungkin untuk dilakukan”. Sebaliknya, mereka yang berpikir negatip selalu berkata “ memang mungkin, tetapi terlalu sulit untuk dilakukan”.
Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat Kawan menjadi bisa dipercaya Tetangga menjadi akrab Pekerjaan menjadi menyenangkan Dunia menjadi ramah Hidup menjadi indah
Seperti Pygmalion, begitulah…..
MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only……….how nice !!!!
d – teams

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: